Rss Feed
Rss Feed

Sabtu, 24 Maret 2012

ZAMAN BERHARGA

3 puisi edy arif tirtana
INGIN MENTAS
nyatanya kau ada disini bersama atau dipaksa waktu
bukankah komentarkomentar itu kau tujukan untuk penyamun yang tiba-tiba kaya, lagi istana yang gugur karena sesuatu? 
begitu juga kau telah berdiri tiba-tiba bukanlah istimewa baginya. hanya harapan, tergantung dan entah kapan jatuh atau dijatuhkan
sesaat, gandenglah bintang dan bercakap dengan keluarga-keluarga langit tentang dunia.
lihatlah ia si mata telanjang sekarang. cincin kesetimbangan begitu dahsyat mengakar disetiap raga manusia, alam dan seluruh ciptaan. begitulah warna dunia. hingga kemudian ada titik tolak yang berbeda, dariNya dan dari kita. pun kitalah miliknya. sudahlah sudah, mentaslah dari kehawatiran dan mulai njerum dalam telaga kepasrahan.
Ngaliyan, 3 Januari 2011


KAMUFLASE
malam memberi luka terdalam tentang konspirasi topeng penjamah takdir
kamuflase sempurna bagai bayangbayang sunyi
diri diri tergores senyap
mereka mengendap ditepi benteng kematian, berharap malaikat buta berdatangan menyampaikan kabar-kabar pertimbangan
amin aminaaminaminaminaamin
sekarang syurga, neraka, pahala, siksa, takdir, dan seluruh pembalasan telah terpasung
Ngaliyan, 5 Januari 2011


ZAMAN BERHARGA
zaman yang berharga
semua dihargai
sepotong tempe dihargai
setetes keringat dihargai
setiap gerak dihargai
seuntai kata dihargai
sedang ia tak pernah ciptakan kita dengan harga
Johar, 11 Januari 2011

Poskan Komentar