Rss Feed
Rss Feed

Rabu, 05 Juni 2013

AKU RINDU PADAMU

jika kamu pernah merasa kesepian, begitulah penulis puisi ini. ia mengungkapkan kerinduan pada seantero alam. dalam puisi ini ia sentuh bermacam-macam penyusun dunia. dalam sajak ini setidaknya aku melihat ketulusan rindu. ketulusan penantian dan pengorbanan yang tak ada habisnya "nanti". nampaknya penulis merindukan seorang yang sangat dahsyat membekas di hatinya. selamat menikmati. 




AKU RINDU PADAMU

kemarilah
aku rindu padamu
pada setiap kita lewati masa, menara, kota dan segenap pasar riuh mereka bersaksi sekuncup mawar telah mekari hati ini. kabarkanlah pada lalulalang burung pendongeng yang tersalur paruhnya segenap bencoleng

kemarilah
aku rindu padamu
cupido menarinari dipelipis dan lepaskan panahnya entah padamu, tapi jelas padaku. alunan musik syurgawi pertama menjelma tabir atas segala alasan. rupanya hati terlalu cepat merekam seluruh hiasan kejadian. muncullah engkau sebagai putri bayangan pengkisahan. haruskah ada alasan untuk sekedar menyambung keinginan?

kemarilah
aku rindu padamu
air ludah gampang berubah, sebegitu juga kau. kodemu terlalu tinggi diterjemah pemula dan mungkin terasa tajam kali pertama. lalu beriburibu topeng kubeli untuk sekedar menghibur diri. biarlah kau dijalanmu dan aku dijalanku.

kemarilah
aku rindu padamu
dengan segenap topeng aku berbohong. menggandeng wajah sumringah dari hati yang bubrah. mungkin harumu meleleh sampai sekarang kumerindu saat. atau mungkin tawamu jua atas segalanya? tenang saja, aku hanya menduga. bukan meminta

kemarilah
aku rindu padamu
hanya ingin melihatmu. biarkan setiap syaraf tubuhku menyimpan pesan visul wajahmu itu. kau muncul kali ini sebagai bekal sampai nanti…
aku hanya ingin melihatmu meski kau tak tahu mengapa aku


edy arif tirtana

Posting Komentar