Rss Feed
Rss Feed

Senin, 03 Juni 2013

SULIT MOVE ON ?

Kamu tuh manusia, bukan malaikat. Makanya, jatuh itu hal lumrah yang pasti akan kamu tamui dalam hari-harimu. Jadi apa yang luar biasa dan mengagetkan dari jatuh, hingga bikin kamu kadang nggak doyan makan, ngerusak diri bahkan ada juga yang mutusin bunuh diri gara-gara jatuh. Hii, serem banget ya. Kalau kamu ngerasa kesulitan move on atau bangkit lagi setelah jatuh, maka tips ini perlu banget kamu baca.

 

Sulit Move On?

Kamu pernah jatuh? Coba sekarang aku tanya. Apa yang seharusnya dilakukan orang yang lagi jatuh? Itulah kunci jika kamu mau move on secepat ulat melumat mangga –ngelantur-. Biar lebih mudah melakukannya, sekarang coba kamu bayangin lagi naik sepeda. Perlahan kamu mengayuhnya, pandangan kamu ke depan, kayuhanmu memutar semakin cepat. Ada sapi melintas. AWASS !!! dan gubrak, kamu jatuh.

Waktu kecil dulu, saat aku jatuh dari sepeda, pasti akan nangis jika ada orang yang ngelihat atau teman yang ngasihani. Keadaan akan jauh berbeda jika keadaan itu sepi alias tidak ada satu pun orang yang melihat dan ngelihat aku. Saat itu aku nggak akan nangis dan cepat bangkit, meski sambil nyengir-nyengir nahan sakit. Kamu juga ngalamin hal serupa bukan? Nah, kebangkitanku itulah yang dinamakan move on.

Sebagaimana kebangkitanku, move on juga sangat dipengaruhi oleh faktor orang-orang sekeliling. Bisa juga teman, ortu, embah, guru atau siapa lah yang saat itu dekat denganmu. Jika mereka sok peduli padamu dan semakin mendramatisir keadaan, bakalan berat kamu untuk segera move on.

Sebentar, aku ngerasa ada yang janggal dengan penggunaan move on. Jaman sekarang ini, move on diidentikin sama bangkit dari keterpurukan akibat putus dari sang pacar. Tapi nggak apalah aku ngikutin trend yang ada. Kali ini aku kasih ke kamu bagaimana trik agar kamu bisa cepat bangkit setelah putus atau ditolak kikikikkikikik.


Lampiasin saja kemarahan dan kemaluanmu. Setelah kamu ditolak atau diputusin pasti kecewa banget kan? Kamu ingin marah tapi nggak tahu marah sama siapa. Kamu juga nggak tahu mau berekspresi seperti apa. Huh, pokoknya kalut banget deh posisi itu.

Sebenernya ada banyak pilihan ekspresi sih untukmu saat itu. Kamu bisa nangis di kamar seharian. Langsung pergi ke tempat yang luas dan sepi lalu kamu berteriak-teriak sekencang-kencangnya. Kamu bisa mukul-mukul air –jangan sampai besi atau tembok ya, ntar bisa bahaya, sakit banget. Atau kamu juga bisa makan sebanyak-banyaknya atau lari sekencang-kencangnya lalu tidur. Dijamin deh pikiranmu lebih fresh.

Jangan curhat atau curcol ke banyak orang. Setelah kamu lakuin pelampiasan personal sepuasnya, maka langkah berikutnya adalah jangan ceritain kekecewaanmu itu pada orang lain. Di saat seperti itu, kamu kudu hati-hati sama semua orang, termasuk teman dekatmu sekali pun. Bisa-bisa mereka malah bikin kamu tenggelam, sulit mentas dan klepek-klepek, kamu mati. Hiii, seremkan?

Makanya, jika kamu gaul sama teman-temanmu, maka berlakulah biasa. Jangan bawa percakapan ke arah permasalahanmu. Kamu juga bisa diam kok. Ingat, diam adalah emas. Bukalah diri kamu dengan topik-topik baru sesuai apa yang sedang dibicarakan mereka. Nikmatilah kebersamaan itu. Nah, udah bisa ketawa-ketawa bareng teman kan sekarang. Itu adalah pertanda bagus. Selangkah lagi kamu bakalan jadi super move on.

Gabung sama teman-teman yang pas. Setelah kamu gabung sama teman-teman yang pas, maksudku teman-teman yang nggak nambah-nambah masalah, konsentrasilah dalam pergaulan itu. Kamu perlu total. Kamu bisa mbuat rencana kegiatan atau hal-hal yang bermanfaat bagi diri kalian. Pokoknya, dalam kondisi itu kamu jangan egois deh. Sebab egois bisa ngembalikan kamu pada keadaan galau. Ih, nggak banget deh.

Selamat datang dengan jiwa baru. Jika namamu adalah Ferisya, maka kamu pasti nemuin pasangan baru yang namanya tirtana. Jika namamu adalah Isnu, maka kamu pasti nemuin pasangan yang namanya arif. Jangan tertawa ya. Itu beneran kok. Proses move on mu itu benar-benar terbukti berhasil jika kamu sudah lupa dengan masalahmu dan nemuin penggantinya.

 
Aku harap mulai sekarang kamu bisa bangkit sendiri saat jatuh. Kamu nggak usah tanya ke orang suci, dukun, atau baca-baca tips untuk move on seperti ini. Di dalam dirimu itu ada kekuatan yang sangat dahsyat kok jika kamu meyakininya ada. So, woles aja ya dalam hidup.

 edy arif tirtana
Posting Komentar