Rss Feed
Rss Feed

Selasa, 24 Desember 2013

PERAN PENTING “Si Osit” AGAR KAMU TETAP SEHAT

Pada mulanya, si Eri sama si Osit ini saudaraan. Ia lahir dari mesin yang sama. Tapi, setelah agak dewasa mereka ngambil jalan yang berbeda. Si Eri milih jalan lewat saluran pembuluh darah. Sedang si Osit malah milih saluran limfa. Maklum sih, emang karakter dan tugas mereka beda-beda. 


PERAN PENTING “Si Osit” 
AGAR KAMU TETAP SEHAT

Sebelum kenalan sama si Osit dan bagaimana peran pentingnya untuk ngejaga kesehatanmu, kenalan dulu ya sama si anjing herder…  -loh..loh... apa hubungannya si Osit sama anjing Herder..-

Sebenernya nggak anjing herder sih, lebih tepatnya system imun. -istilah apa lagi ini ??? **#- langsung aja deh..


Ibarat tubuh kita sebuah rumah, system imun adalah anjing herder yang selalu siap nyikat siapa pun penjahat/maling yang masuk. Ya, kamu perlu tahu, ada tiga penjahat utama yang ngebuat si anjing herder itu kelihatan sibuk - lebih tepatnya sok sibuk sih -, yaitu bakteri, virus dan antigen (zat asing semacam bule Prancis -ngawur-).

Ntar-ntar, lalu dari mana asalnya kok sampai ada anjing herder yang dengan begitu tulus dan ikhlasnya mau ngejagain rumahmu? Ternyata, di dalam rumah alias tubuhmu itu ada sebuah mesin canggih pembuat anjing herder. Mungkin selama ini kamu nggak tau. Tapi itu pasti kok. Sel-sel imun selalu diproduksi dari sumsum tulang dalam tubuhmu itu. - lalu kapan aku kenalan sama si Osit nya..?? siputt..-

Nah, ini penting..!!

Sum-sum tulangmu itu ternyata adalah mesin canggih pembuat sel darah merah (eritrosit) dan sel darah putih (leukosit). Selanjutnya, dalam tulisan ini, Eritrosit bisa kamu panggil dengan nama Eri, bertugas sebagai pelayan yang selalu siap nganterin nutrisi/makanan ke semua sel tubuh. Sedangkan Leukosit –boleh kamu panggil Osit- bertugas jadi anjing herder (system imun).


Oww..., ternyata anjing herder itu tah yang namanya Osit. Kirain.. - ngarepnya sih nama panjangnya Rositya Sari Marta Tilaar - kecewa...


Mulanya, si Eri sama si Osit ini saudaraan. Ia lahir dari mesin yang sama. Tapi, setelah agak dewasa, mereka beda keyakinan. Jalan yang mereka ambil pun jadi beda. Si Eri milih jalan lewat terowongan pembuluh darah. Sedang si Osit malah milih terowongan limfa. Maklum sih, emang karakter dan tugas mereka beda-beda. Selain itu karena faktor takdir kali ye...

Tapi kamu nggak usah terlalu khawatir, mereka berdua tetep bisa berhubungan kok. Mereka sama-sama bawa hanphone dan udah tukeran nomor sebelum akhirnya beda jalan. Entah mereka pakai operator apa aku nggak tahu. Tapi pada suatu saat dan di kondisi tertentu, mereka akan saling tolong menolong untuk ngejagain agar kamu tetep sehat dan kuat. PASTI.


- sebenernya, ampe sekarang aku nggak tahu pasti gimana sebenernya hubungan antara si Eri dan si Osit. apakah mereka ada hubungan khusus (pacaran) trus LDR an. atau selama ini cintanya si Osit cuman bertepuk sebelah tangan, trus mereka ngejalanin KAKAK ADIK an. entahlah, absurd semua...-


 

Mengintip si OSIT Lebih Dekat              

Ternyata, dalam tubuhmu itu ada dua Osit, yaitu Osit T (osit tukiyo) dan Osit B (osit bukhori). Kamu juga perlu tahu, Osit T memiliki tampang yang lebih garang dari Osit B. Muka si Osit B ini lebih kalem. Mirip kayak personil Boy Band gitulah kurang lebih. Dan itu sangat lumrah, karena si Osit T itu kerjaannya tukang jagal. -hiii serem..- 

Gini deh, jelasnya gini. Jangan takut dulu. Tukang jagal bakteri kok. Santai. Prosesnya gini: 


Semisal suatu ada bakteri yang masuk ke tubuh, maka si Osit B akan menyamar dan pura-pura sok akrab dengan bakteri itu. Tapi, diam-diam, si Osit B ini nempelin senjata rahasia di tubuhnya si bakteri. Si bakteri sih banyak nggak tahunya Ia tuh bodo banget soalnya.

Selanjutnya, senjata rahasia itulah yang memberi tanda pada si Osit T untuk melakukan serangan. Entah ya, tandanya seperti apa aku juga nggak tau pasti. Mungkin, ya si Osit B miss call atau niup sempritan kali ya. Tapi entahlah, aku sih nggak tahu pasti. Benar-benar masih di rahasiakan. Macam densus 88 gitu lho. Semua serba rahasia.

Setelah si Osit T nerima tanda itu, maka dimulailah serangan yang pasti mengerikan. Ya ngeri banget. Kalau di tayangin di TV, sudah pasti ada tulisannya “don’t try at home”. Pokoknya, acaranya tuh jagal menjagal.

Aku ceritain singkat nggak apa-apa ya..

Gini, mulanya osit T ngebawa parang suci. Sebelum ia menebas bakteri, ia sentuh dulu tombol senjata rahasia yang tadi udah di tempelin sama Osit B ke tubuh si bekteri. Tombol itu tiba-tiba mengembang dan berubah menjadi tali yang mengikat bakteri dengan sangat kuat. Nah, saat itulah parang suci si Osit T mulai di mainkan. Dicabik-cabiklah sampai lembut si bakteri. MENGERIKAN..

Parang suci yang dimiliki Osit T itu terkenal dengan nama “cytotoxic T cells” atau CTLs (Cytotoxic lymphocytes). Panjang dan sulit banget ya penamaannya. Maklumlah, itu kan parang suci ampuh. Buatan mana juga aku nggak tahu. Tapi kalau buatan Cina, nggak mungkin kali ya..


- Sampai sekarang, aku masih penasaran sama kelanjutan hubungan si Eri sama si Osit. Mereka itu sebenernya udah pacaran trus LDR an, atau pernah ditolak trus Kakak Adik an, atau si Osit belom ngungkapin perasaannya ke si Eri. jadinya semaceh pengagum rahasia yg selalu nyeseggg gitulah... Sampai sekarang, hubungan mereka masih misteri. - 

 Kalau kamu punya up date an terbaru tentang hubungan mereka, silakan langsung di post lewat komentar ya... 

edy arif tirtana
dari berbagai sumber


Perhatian..!!
Beberapa paragraph di bawah ini sangat boleh nggak dibaca. Ruet banget soalnya. Daripada kepalamu pusing dan mual-mual lalu muntah setelah mbaca, mending kamu langsung koment, follow atau ngisi buku tamu aja. sumpah deh, mending jangan kamu baca beberapa paragraf di bawah ini sebelum kamu bener-bener muntah.  


 

Struktur kimia antibodi
Imunoglobulin adalah kelompok molekul yang erat hubungannya dengan glikoprotein yang terdiri dari 82-96% protein dan 4-18% karbohidrat. Pada dasarnya molekul imunoglobulin mempunyai bentuk ikatan 4 rantai yang terdiri dari dua rantai kembar yang kuat (H=heavy) dan dua rantai kembar yang lemah (L=light), dimana kedua bentuk rantai tersebut dihubungkan dengan molekul disulfida (S2).

Didalam rantai ikatan disulfida tersebut bertanggung jawab terhadap formasi dua jalur ganda yang menguatkan antibodi yang juga merupakan ciri khas dari molekul antibodi tersebut.

Pada ujung terminal amina dan rantai H dan L terciri dengan sifat yang berubah-ubah (variasi) dari komposisi asam aminonya, sehingga disebut VH (variasi heavy) dan VL (variasi light).

Bagian yang tetap atau konstant © dari rantai L disebut sebagai CL, sedangkan dari rantai H disebut CH, sedangkan CH sendiri dibagi menjadi sub unit: CH1, CH2, dan CH3. Fungsi dan daerah yang bervariasi tersebut (V) adalah terlihat dan berperan dalam pengikatan antigen.

Sedangkan pada daerah C adalah berperan untuk menguatkan ikatan dalam molekul dan daerah C ini terlibat dalam proses sistem biologik sehingga disebut fungsi efektor seperti: “complement binding” (ikatan komplemen, pasase plasenta dan berikatan dengan membran sel). Udah pusing? udah mual? pengen muntah?? ***#@#
Posting Komentar